Senin, 10 April 2023

SEJARAH SARUNG INDONESIA, SIMBOL BUDAYA YANG BERUSAHA MENGIKUTI ZAMAN

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan 
Hari Sarung Nasional pada 3 Maret 2019 di acara Sarung Fest di kawan Gelora Bung Karno, Jakarta. Hari Sarung Nasional memiliki makna sebagai kekayaan budaya yang tidak dimiliki bangsa dan negara lain. 

Bagi masyarakat Indonesia, sarung atau kain sarung bukan hanya digunakan sebagai pelengkap untuk beribadah, tapi juga dipakai untuk pelengkap berbusana, selimut ketika tidur, bahkan untuk bermain dan masih banyak lagi.

SARUNG BATIK PEKALONGAN DAPAT PELINDUNGAN INDIKASI GEOGRAFIS

 

Pekalongan - Direktur Merek dan Indikasi Geografis, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kurniaman Telaumbanua menyerahkan sertifikat indikasi geografis (IG) Sarung Batik Pekalongan kepada Walikota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kota Pekalongan yang ke-117.

SARUNG BATIK MENJADI BUDAYA JATI DIRI ORANG PEKALONGAN

Batik memang sudah tak asing lagi bagi masyarakat indonesia khususnya yang ada di Pekalongan. Mulai dari lahir kita sudah dibalut kain batik, sunatan pakai batik, pernikahan juga menggunakan batik hingga mati pun kita tetap menggunakan batik untuk menutup tubuh ketika disemayamkan. Begitu melekatnya maha karya leluhur ini yang menjadi jati diri orang Indonesia. Maka akan sangat aneh bila orang Indonesia tak suka apalagi tidak tahu dengan Batik yang merupakan Seni tingkat tinggi warisan budaya bangsa yang memiliki filosofi kehidupan manusia. 

SARUNG BATIK YANG KINI TREN SEBAGAI FASHION DI ERA MODERN

Sarung batik menjadi salah satu tren yang mulai disukai oleh anak – anak muda milenial, tidak hanya karena menggambarkan tentang identitas budaya Indonesia, tetapi juga memiliki motif kekinian. Penggunaannya juga beragam, mulai dari acara formal, non formal, atau ibadah.

Perpaduan antara tren unsur kebudayaan asli Indonesia dengan sentuhan atau nuansa modern, membuatnya menjadi pilihan outfit unik sekaligus apik. Hang out bareng teman – teman kini lebih asyik dan percaya diri dengan mengenakannya.

MEMAHAMI TENTANG SEJARAH BATIK INDONESIA DAN RAGAM-RAGAMNYA



Sejarah batik di Indonesia, erat kaitannya dengan perkembangan dari Kerajaan Majapahit pada era penyebaran ajaran Islam di Pulau Jawa. Menurut beberapa catatan, pengembangan dari batik banyak dilakukan pada zaman Kesultanan Mataram, kemudian berlanjut pada zaman Kasunan Surakarta serta Kesultanan Yogyakarta.

Keberadaan dari kegiatan batik tertua di Indonesia diketahui berasal dari Ponorogo dan bernama Wengker, sebelum akhirnya pada abad ketujuh, Kerajaan di Jawa Tengah belajari batik dari Ponorogo.

Batik merupakan kain yang dilukis dengan menggunakan cairan lilin malam dengan menggunakan sebuah alat bernama canting, dengan lilin dan canting tersebut, para pengrajin menggambar dan melukis di sebuah kain hingga membuat kain tersebut bernilai tinggi. Batik telah ada sejak zaman kerajaan dan terus berkembang hingga sekarang. Bagaimana sejarah batik di Indonesia? Simak penjelasannya di sini ya!

SEJARAH SARUNG INDONESIA, SIMBOL BUDAYA YANG BERUSAHA MENGIKUTI ZAMAN

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan  Hari Sarung Nasional  pada 3 Maret 2019 di acara Sarung Fest di kawan Gelora Bung Karno, Jakarta. ...